Lagi-lagi AI mendapat sanksi dari Komdis PSSI.Sanksi satu kali laga tanpa penonton yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI disikapi kubu Arema Malang. Mereka mengajukan peninjauan kembali (PK) kepada Ketua Umum PSSI Nurdin Halid. Kemarin M. Nur, ketua Yayasan Arema; Abdul Haris, ketua panpel Arema; dan wakil Aremania terbang ke Makassar untuk bertemu Nurdin.
Media officer Arema Sudarmaji mengatakan, panpel mengajukan PK karena tidak diperkenankan lagi mengajukan banding. Sebab, dalam aturan komdis, pelanggaran yang dilakukan panpel Arema saat menjamu Persema (10/1) mengulang kesalahan saat menghadapi Persipura (9/12).
Karena itu, perlawanan yang dilakukan Arema terhadap keputusan komdis adalah mengajukan PK kepada ketua umum PSSI. "Mudah-mudahan membawa hasil. Artinya, panpel Arema bisa diperkenankan menggelar pertandingan versus PSM (27/1) dengan dihadiri penonton," kata Sudarmaji kemarin.
Sementara itu, Aremania Korwil Stasiun Ponidi alias Tembel meminta panpel mengkaji ulang kuota penonton yang tertampung di Stadion Kanjuruhan. Sebab, bisa jadi, faktor melubernya penonton sampai masuk ke sintelbaan karena ada tiket yang dicetak lebih oleh panpel.
"Saya heran, kalau memang tiket dicetak sesuai dengan kuota, mestinya, penonton yang sudah beli tiket bisa masuk," ucap dia. Menurut Tembel, pengurangan tiket merupakan langkah bagus. Hal itu memungkinkan seluruh penonton tertampung di tribun. [gus/yn/ca/jawapos]
No comments:
Post a Comment